Showing posts with label computer. Show all posts
Showing posts with label computer. Show all posts

Friday, May 5, 2017

Experiment with MacVision video digitizer from Koala



Pada pertengahan 80an - sejalan dengan makin populernya komputer rumahan berkemampuan grafik seperti Macintosh - bermunculan image digitizer dari video capture hingga scanner. MacVision buatan tahun 1985 adalah still video digitizer yang mengambil sinyal video composite dari handycam atau video player via RCA port, kemudian diconvert ke Macintosh melalui serial port.


Terdapat pengatur brightness & contrast di hardwarenya

Untuk eksperimen ini kami menggunakan Macintosh SE yang umurnya masih sebaya, sebuah kamera dari Apple Video Phone Kit. Selain itu juga menggunakan iPhone yang terhubung converter HDMI - RCA untuk mendapatkan sinyal video composite. Setelah semua tersetup, proses capture gambarnya sendiri membutuhkan waktu 2 menit-an. Cukup lama untuk hitungan komputer modern jaman sekarang, apalagi untuk sebuah image 8-bit grayscale.


Terdapat beberapa adjustment untuk brightness dan contrast, serta stlye dan efek seperti layaknya Photoshop. Tapi harap dicatat, setiap adjustment bisa memakan waktu 3-4 menit dengan prosesor 8 mHz 68000 di Macintosh SE ini. Untuk image 1-bit bisa agak lebih cepat, sekitar 1 menit.


 
Proses digitizing gambar 8-bit grayscale dari iPhone (HDMI - video composite) via MacVision.


Ini hasil 8-bit


Ini hasil 1-bit

Dari percobaan ini terbayang betapa 'sabar'nya pengguna komputer pertengahan 80an silam. Tapi, mungkin untuk saat itu, proses 4-5 menit pun tidak menjadi masalah besar. Yang terpenting bisa mendapatkan image dari berbagai sumber untuk dipakai dalam dokumen kerja atau persentasi.

Tuesday, April 25, 2017

Pelajaran Sejarah: Floppy Disk

Anak generasi iPad belajar bagaimana menggunakan floppy disk dengan Macintosh SE: mem-format, meng-copy & menulis label.

Friday, April 21, 2017

Family Picture

Family picture.

Dari kiri ke kanan:
Macintosh Portable, Macintosh SE dengan SCSI external hard disk 100MB, Macintosh Quadra 700 dengan external floppy disk drive, Macintsoh 128K.

Sunday, June 30, 2013

Macintosh 512K

Working late in 1985. #neoretrogizmos

A Macintosh 512K with working system on my desk. One of the dream is fulfilled. This is the 512Ke model from April 1986 (not the platinum model). Can't wait to paint with MacPaint with this fat Mac.

Thursday, January 10, 2013

Resurrect The PowerBook 170



Masih ingat PowerBook 170 yang dibeli dalam kondisi mati di pasar loak sekian tahun lalu? Dengan bertahap kami melengkapi unit ini dan berusaha membangunkannya agar bisa beroperasi secara normal.

21 Januari 2012
Yang pertama kami lakukan adalah mencari adaptor listrik untuknya. Kami mendapatkannya di eBay plus dengan batere yang kemungkinan besar sudah tidak berfungsi. Walau sempat tidak bereaksi sekian lama, tiba-tiba PowerBook ini terbangun dari mati surinya. Logic board masih sehat, layar masih cemerlang walau ada dead pixel di sana sini, namun hard disk mati ditandai dengan icon floppy disk kedap kedip.



5 Oktober 2012
Berikutnya, kami mencari disket operating system untuknya. Sekaligus mengetes floppy drive-nya apakah masih berfungsi atau tidak. Membuat disket sistem di era MacOS X saat ini sangat tidak mudah karena format directorynya berbeda dengan era 90an. Satu cara yang paling mudah adalah mencari di eBay. Kami berhasil memenangkan lelang disket System 7.0 ini walau kondisinya tidak pasti apakah masih berfungsi atau tidak.



Begitu shipping tiba, kami langsung coba dan berfungsi! Dan artinya floppy drive-nya juga masih berjalan dengan baik.




Kemudian yang harus diganti adalah hard disk. Kebetulan kami mendapatkan sumbangan PowerBook 160 & PowerBook Duo 230 yang sudah mati total dari seorang sahabat.



Hard disknya kami ambil dan dicangkok ke PowerBook 170. Hore, PowerBook-nya sudah punya hard disk baru!

Untitled

Kini PowerBook sudah berfungsi seperti sedia kala di tahun 1993. Mission berikutnya: komunikasi data dengan Mac modern.

Wednesday, November 28, 2012

1950s 1 bit Memory IBM

Coba kita berhenti sejenak dan menatap HD dengan kapasitas 128GB, yang besarnya kira-kira segenggaman tangan. Kemudian kita kembali ke tahun 1952 saat IBM menciptakan modul memory komputer TR-4 dari tabung hampa berkapasitas 1 bit yang besarnya sebesar botol bir. Akan seberapa besarkah HD sebesar 128GB jika menggunakan modul memory IBM 1 bit tersebut?

More here.

Monday, May 7, 2012

Sketching with Psion Series 5

Doodling with 1997 Psion Series 5 PDA. Not bad for an old device. #pinoditart #neoretrogizmos

Got this Psion Series 5 in flea market and we decided it to make a test: Sketching!

It's not bad at all! And the result is fantastic for a pre-2000 PDA. Much better than Newton MessagePad 130, not to mention how easy to retrieve the file from Psion to the modern desktop device like MacOS via CF card.
Try retrieve images from Newton to MacOS X, you will end up dealing with obselete serial cable, obselete software & obselete system (read: MacOS 8 or classic).

Some sketches with Sketch software.



And this is our 7 years old daughter's quick sketch :D


About Psion Series 5 here.

Thursday, August 17, 2006

Sony mylo

Sony mylo

Diluncurkan tahun 2006, Sony mylo ini memang tidak ditujukan untuk pengguna dewasa & serius. Dengan brand mylo atau My Life Online, feature internet yang diberikan juga sangat terbatas. Hanya dilengkapi software Skype, Google Chat, Yahoo! Messenger & Opera web browser serta multimedia player plus text editor. Email hanya bisa dilakukan via web browser karena tidak dilengkapi email client. Walau era social network belum booming seperti sekarang, di jaman itu sudah ada kebutuhan untuk ngeblog, video & photo sharing bahkan sudah ada Friendster & MySpace. Dan Sony mylo tidak mengakomodir kebutuhan-kebutuhan tersebut. Tidak ada third party app, terasa sangat terbatas bahkan untuk pengguna usia 18 tahun hingga 22 tahun.

Sony mylo

Dilahirkan sebagai device instant messaging, Sony mylo dilengkapi QWERTY keyboard dengan kunci-kunci mini, butuh kuku untuk mengetik. Lupakan mengetik dengan jempol karena saking mininya. Dengan adanya Skype, mylo bisa difungsikan juga sebagai VoIP phone dengan menggunakan built-in speaker & microphone. Koneksi wi-fi menggunakan tipe 802.11b, dengan radius pemakaian yang terbatas & tidak boleh mendapatkan banyak halangan dinding.

Dipasarkan Agustus 2006, popularitas Sony mylo COM1 itu terhalang dengan hadirnya iPhone, lalu iPod touch sebagai internet tablet diikuti pesatnya perkembangan smartphone. Rilisnya model COM2 di tahun 2008, tetap tidak mampu mendongkrak popularitas mylo.

Sony mylo

Lalu apa yang menarik dari Sony mylo ini? Desain. Menyerupai bentuk dasar Sony PSP, dengan bentuk & warna yang tech-cute. Faktor ergonomis juga terasa relatif manis. Dipercantik dengan elemen estetis lampu LED yang melingkar, sebelah kiri warna hijau sebagai indikator power, sebelah kanan warna biru berpendar mengalir sebagai indikator wi-fi. Tombol power & wi-fi-nya pun khas, digeser melingkar mengikuti bentuk lengkung bagian sisi kiri mylo (sayangnya tombol volume & media player tidak memiliki cara kerja yang sama.)

Desain unik seperti ini mengingatkan produk Sony di tahun 2003: Clie PEG UX-50. Dilengkapi dengan QWERTY keyboard, Clie & mylo membawa peran yang sama sebagai multimedia + internet device.

Sony mylo

Di era paska iPhone ini, hampir semua gadget bentuknya sejenis. Hampir tidak bisa dibedakan mana iPad mana Samsung Galaxy Tab. Plain, kaku, membosankan. Lihatlah mylo ini, saat bentuk bisa terlihat imut dan bermain. Jadi merindukan saat Steve Jobs kembali ke Apple di akhir 90an, saat industrial design masih diberi ruang banyak untuk bermain & bereksperimen.



Tweeting with mylo

Lalu apa yang bisa dilakukan oleh device ini di masa sekarang? Paling tidak, selama ada wifi bisa akses Twitter di browser Opera-nya. Nge-tweet di cafe dengan device jadul cukup mengundang perhatian orang di sekitarnya, apalagi bentuk devicenya unik seperti mylo ini :D

Skala 1 hingga 5:
Kegunaan di masa sekarang: 5/5 (multimedia player, web browsing messaging, VoIP phone)
Kemudahan penggunaan di masa sekarang: 4/5 (memory stick masih dipasarkan)
Kelangkaan barang: 3/5 (beberapa kali ditemui di eBay)
Peran dalam sejarah: 1/5 (bukan produk penting dalam sejarah internet device)

More:
- About.com
- CNET review
- Compare mylo to Nokia N800 & original iPhone
- Hack the mylo
- mylo vs iPod touch
- Sony mylo COM2

Saturday, November 1, 2003

Sony Clie PEG-UX50

DSCN6010

PEG-UX50 yang dirilis tahun 2003 ini adalah PDA berbasis Palm OS terakhir yang diproduksi Sony. Clie ini adalah PDA yg bukan dirancang hanya sebagai PIM atau organizer biasa, tapi juga sebagai personal entertainment organizer, yang memungkinkan user menonton video, merekam video, browsing internet dengan wifi. Dengan keyboard mungilnya, reviewers saat itu menyebut Clie ini sebagai mini-laptop. Tersedia slot Memory Stick untuk ekspansi storage, mini USB port & Bluetooth.

DSCN7499

Saat anak tertua kami masih balita, Clie ini jadi andalan buat hiburan tontonan video. Berbekal Memory Stick 1GB, kami masukkan video yang sudah diresize sebelumnya di Mac supaya tidak terlalu besar atau berat untuk bisa ditonton di device mungil ini.

Kondisi sangat mulus, masih bekerja dengan baik, hanya dilengkapi charger tanpa box.

Foto lebih banyak di sini.
Review lebih lanjut di sini.

Wednesday, April 23, 2003

Palm Zire 71

My PalmOS PDA

Model Palm pertama yang menggunakan kamera: Zire 71. Model ini merupakan highest-end dari jajaran produk Zire, dengan layar 320x320 pixel 16bit (64 ribu warna). Walau berkamera, Zire ini tidak bisa merekam video & tanpa Bluetooth (diupgrade di versi berikutnya Zire 72).

Zire ini memberi kami kesempatan untuk mulai melakukan mobile photo-blogging tahun 2003. Dengan bekal SD card wifi, bisa langsung upload ke blog walau dengan resolusi rendah 640x480 pixel.

Kondisi mulus masih berdaya guna, lengkap dengan box, cradle, manual.

My PalmOS PDA

Sunday, March 4, 2001

Handspring Visor Edge

Handspring Visor Edge

Handspring Visor Edge ini dianggap sebagai PDA paling seksi & cantik oleh para reviewers di tahun 2001. Berbahan anodized aluminium, Visor Edge layak bersanding dengan produk-produk Apple, terutama PowerBook G4 titanium yang saat itu rilis bersamaan.

Visor Edge adalah jawaban dari Palm V yang berbahan aluminium. Dan tidak tanggung-tanggung, dari cover hingga stylus-nya semua berbahan metal. Bahkan menyediakan 3 pilihan warna: silver, biru & merah seperti ini.

Handspring Visor Edge

Menggunakan prosesor Motorola Dragonball VZ 33MHz, lebih cepat dibanding produk sebelumnya: Platinum & Prism. Kapasitas memory 8MB dengan system PalmOS 3.5.2H2, bisa di-expand menggunakan SD card module yang ditancapkan pada expansion slot. Slot ini juga yang memungkinkan Visor Edge berfungsi sebagai GPS device, mp3 player, barcode scanner. Dengan adanya microphone di Visor Edge & modul VisorPhone, PDA ini bisa juga beralih fungsi menjadi telepon seluler. Smartphone tahun 2001? Dan dengan modul wireless-network ini, bisa browsing internet & cek email melalui wi-fi.

Back in 2001 when Palm OS ruled the PDA world: Handspring Visor Edge. #neoretrogizmos

Sayangnya OS-nya hanya mentok di 3.5.2 dan tidak ada update berikutnya di PalmOS 4.0. Untuk menggunakannya pun sekarang agak tricky. Pengguna MacOS X hanya bisa menggunakan Palm Desktop Manager di Snow Leopard, tidak compatible dengan Lion apalagi Mountain Lion.

Visor Edge ini adalah generasi terakhir PDA yang dipasarkan Handspring (termasuk Neo & Pro). Tahun 2002, mereka menggabungkan fungsi organizer & telepon dan merilis model Treo.

Sejarah & desain

Handspring company didirikan oleh founders Palm Pilot Jeff Hawkins & Donna Dubinsky (yang hengkang dari Palm setelah diakuisisi 3COM) di tahun 1998. Dengan menggunakan lisensi PalmOS, Handspring fokus pada pembuatan PDA yang murah & segmen untuk kalangan muda. Mereka menunjuk Dennis Boyle dari firma desain IDEO untuk membuat desain PDA-nya. Sebagai catatan, Dennis Boyle ini juga yang mendesain produk-produk Palm, termasuk Palm V yang berbahan metal (baca di sini).

Dengan deadline yang sangat mepet dan budget rendah, IDEO 'dipaksa' membuat PDA baru yang sanggup bersaing dengan Palm. Salah satu ide adalah dengan menggunakan variasi warna pada body PDA, seperti Visor Edge ini. Jika Palm hanya tersedia satu warna hitam, abu-abu atau silver pada satu model, maka Handspring menyediakan berbagai macam warna untuk satu model.

Selain itu, fitur Springboard expansion membuat Handspring bisa di-upgrade atau expand dengan berbagai modul, menjadi daya tarik tersendiri dan bisa bersaing dengan PalmOS device lainnya.

Handspring Visor Edge

Kondisi fisik sangat mulus, dilengkapi stylus, cradle, CD drive, quick reference guide & leather case. Tanpa box dan tanpa manual.

Skala 1 hingga 5:
Kegunaan di masa sekarang: 5/5 (PDA, telpon, GPS, mp3 player :D)
Kemudahan penggunaan di masa sekarang: 3/5 (aplikasi sync tidak diupdate oleh OS modern)
Kelangkaan barang: 2/5 (banyak ditemui di eBay)
Peran dalam sejarah: 4/5 (desain Handspring PDA yang terbaik)

Useful links:
Visor Design by IDEO
IDEO case study
Visor Central
Computer History Museum
The Gadgeteer
Data sheet pdf
User guide pdf
Pen Computing
MacWorld
Computing Unplugged
Modul-modul Springboard
Modul-modul Springboard (wiki)
Modul-modul Springboard (88-keys.com)

Monday, July 19, 1999

Palm IIIe

Palm IIIe & Palm m505

Trend bahan translucent plastik dari iMac ternyata juga mempengaruhi produk Palm, dengan merilis seri IIIe ini. Palm ini masih satu varian dari Palm IIIx dengan spec yang kurang lebih sama. Bedanya, Palm IIIe ini tidak bisa upgrade flash ROM seperti IIIx.

Palm IIIe

Kondisi fisik cukup baik, terdapat retak-retak kecil di beberapa titik. Dilengkapi dengan CD installer, cradle (serial - bukan USB) & 4 warna cover.

Monday, March 1, 1999

Palm IIIx


Lepas dari US Robotics, Palm Pilot berpindah orang tua ke 3Com & popularitas Palm meroket. Palm IIIx ini adalah bagian dari keluarga Palm III, dengan feature upgradable RAM di motherboard-nya. Dijual dengan harga US$400 di tahun 1999, setengah harga dari harga Newton MessagePad 2100 saat itu.

Palm IIIx

Kondisi mulus tapi mati hidup, tanpa cradle, charger maupun box.

Related stories:
- Palm Pilot US Robotics
- Palm IIIe

Kensington Orbit

1999 Kensington Orbit

Kemunculan iMac pertama tahun 1998 dengan bahan plastik translucent menciptakan trend baru pada produk-produk personal komputer & asesorinya. Biru putih transparan jadi fashion trend saat itu, bahkan produsen PC pun ikut-ikut menggunakan seragam biru putih transparan iMac hingga dipermasalahkan oleh Apple.

Trackball Kensington Orbit buatan 1999 ini juga bagian dari fashion saat itu, dirancang agar 'matching' dengan iMac & asesori-asesori transculent lainnya.

Kondisi sangat mulus, bekerja dengan baik di MacOS X Lion tanpa driver (bisa menggunakan Smart Scroll untuk advanced setting.)
Dijual dengan harga Rp 125.000. Hubungi neogizmo@me.com untuk pemesanan.

Friday, January 1, 1999

Original iMac mouse


Tidak semua yang didesain oleh Apple itu enak dipakai. Salah satu contoh adalah mouse bundar dari generasi iMac pertama di tahun 1998 ini atau disebut juga puck-mouse. Kecil, tidak ergonomis dan bola karetnya gampang kotor membuat semua orang 'benci' dengan mouse translucent ini.

Kondisi kosmetik mulus, kabel USB sudah menguning, bagian dari PowerMac G3 Blue & White.

Thursday, June 19, 1997

Psion Series 5

Psion Series 5

Dimulai dari dipasarkannya Apple Newton di tahun 1993 - yang kemudian anggota tim-nya resign dan meluncurkan Palm Pilot di tahun 1996 - persaingan di kategori komputer handheld atau PDA memanas jelang tahun 2000. Menulis dengan stylus di atas layar monochrome touchscreen kehijauan, berada di telapak tangan para pengguna gadget saat itu, dengan berbagai merek & tipe. Beberapa menggunakan virtual keyboard, beberapa menyertakan keyboard mini seperti Psion Series 5 buatan Inggris ini.

Psion Series 5

Mobilitas menjadi kebutuhan baru buat masyarakat awal era internet. Butuh untuk selalu tersambung di mana pun, do this do that even in the weekend atau "take your office wherever you go." - seperti tagline salah satu produk PDA. Dan faktor penting lainnya adalah integrasi dengan komputer rumah atau kantor. Sync & seamless integration. Psion Series 5 ini diposisikan sebagai komputer mini, bukan hanya sekedar PDA dengan penyederhanaan software & fungsi.

Psion Series 5

Dipasarkan tahun 1997, Series 5 merupakan major upgrade dari Series 3, ber-CPU 32bit RISC-based ARM 7100 18MHz, dilengkapi OS EPOC32 (cikal bakal Symbian), layar touchscreen berukuran 640 x 240 pixel dengan 16 grayscales, 8MB memory, voice recording dengan microphone, speaker, infrared, serial port, CompactFlash card slot.
Didesain oleh firma industrial design Therefore Design, PDA ini berukuran 170 x 90 mm saat terlipat. Membuka lipatan cover, layar tipis terbuka & sliding keyboard bergeser keluar. Compact!

Selain dari hardware yang keren, software-softwarenya saling terintegrasi satu sama lain. Object dari satu software, dimungkinkan untuk embedded di software lain, seperti pie-chart di Spreadsheet embedded di Word. Bahkan sketsa dari Sketch bisa integrasi dengan Word. Berguna buat bikin coretan idea dalam document. Omong-omong soal coretan, membuat Sketch di Psion Series 5 ini cukup nyaman dan menyenangkan. Layar high-res monochromenya mengingatkan kami pada Macintosh di tahun 1984, nyaman di mata terutama untuk sketsa detail.

Doodling with 1997 Psion Series 5 PDA. Not bad for an old device. #pinoditart #neoretrogizmos

Dan surprisingly, slot Psion Series 5 ini mampu membaca CF card baru berukuran 1GB. Membuat transportasi data dari mesin PDA tua ini ke komputer modern jadi mudah! Bandingkan dengan Apple Newton yang harus melakukan banyak prosedur untuk transport data.

Ditemukan tanpa box, tanpa manual, tanpa stylus. Masih menyala dengan kondisi lapisan permukaan terkelupas di beberapa tempat.

Skala 1 hingga 5:
Kegunaan di masa sekarang: 4/5 (mengetik, membuat spreadsheet, sketching, voice recorder)
Kemudahan penggunaan di masa sekarang: 4/5 (jembatan data dng Compact Flash card)
Kelangkaan barang: 3/5 (beberapa kali ditemui di eBay)
Peran dalam sejarah: 3/5 (bukan produk pertama Psion tapi cukup powerful)

Useful info:
- Computer History Museum
- UGeek PDA review
- The Gadgeteer - The story of Psion

Monday, March 10, 1997

Palm Pilot


Ini adalah generasi kedua PDA buatan US Robotics setelah Pilot 1000 & Pilot 5000. Diluncurkan pada tanggal 10 Maret 1997, Palm Pilot ini dilengkapi dengan upgrade slot untuk memory hingga 1MB, walau tanpa koneksi infra-red seperti pada generasi selanjutnya (Palm III setelah dipegang oleh 3COM.)

Dari Palm Pilot generasi kedua ini, sejarah berlanjut dengan mergernya US Robotics dengan 3COM. Generasi ke-tiga lahir Palm III di tahun 1998 & Palm IIIx di tahun 1999. Mergernya dengan 3COM membuat founders dari Palm ini keluar dan membuat PDA baru: Handspring.
Simple, ringan dengan harga terjangkau, didukung dengan banyak software, kemudahan sync dengan desktop PC atau Mac. Setelah satu tahun, Palm Pilot pun menguasai 51% pasar handheld PDA. Dan berlanjut hingga awal era 2000an.

Palm Pilot ini diisi prosesor Motorola 68328 dengan kecepatan 16mHz. Menggunakan Palm OS 2.0, dengan upgrade paling tingi Palm OS 3.0.

Hibah dari seorang teman dengan kondisi cukup mulus. Tanpa stylus, tanpa box, tanpa manual & tanpa cradle.

Skala 1 hingga 5:
Kegunaan di masa sekarang: 4/5 (menulis note, calendar, todo list)
Kemudahan penggunaan di masa sekarang: 4/5 (tersedia software pendukung)
Kelangkaan barang: 3/5 (beberapa kali ditemui di eBay)
Peran dalam sejarah: 3/5 (generasi awal Palm tapi bukan model pertama)

Baca juga:
- Artikel PC World tahun 1997
- Review di Engadget
- OS News

Saturday, March 1, 1997

Apple Newton eMate 300

newt emate300 02

Generasi terakhir Apple Newton (sebelum seri 2100) tahun 1997 ini adalah cikal bakal lahirnya netbook. Dibalut dengan material translucent plastic seperti sepupunya iMac pertama. Tersedia 2 slot PCMCIA yg compatible dengan banyak network card atau WLAN sehingga memungkinkan untuk nongkrong di cafe sambil berinternet dengan gadget antik ini.

Kondisi sangat mulus. Hanya dilengkapi adaptor, tanpa box, manual, driver etc.

Foto lebih banyak di sini.

Skala 1 hingga 5:
Kegunaan di masa sekarang: 4/5 (mengetik, menulis note, doodling, email, browsing)
Kemudahan penggunaan di masa sekarang: 3/5 (tersedia software desktop & butuh PC Card)
Kelangkaan barang: 2/5 (beberapa kali ditemui di eBay)
Peran dalam sejarah: 3/5 (populer sebagai cikal bakal netbook untuk pendidikan)

Thursday, April 18, 1996

Pilot 5000



Pilot 5000 adalah PDA generasi pertama yang dikeluarkan oleh perusahaan Palm Computing (subsidiary di bawah US Robotics) di tahun 1996. Di saat semua perusahaan teknologi berlomba-lomba membuat komputer berukuran saku & pen-based computing, Palm Computing yang didirikan Jeff Hawkins, Donna Dubinsky & Ed Colligan ini justru berpikir lain: membuat organizer yang bisa terhubung ke komputer.
".. other companies trying to replicate everything a computer did, we were kind of going in a contrary direction. We said 'That doesn't work!' We were going to do something LESS. We were going to do something that's just organizer connected to the PC." ujar Jeff Hawkins (sumber).
Justru kesederhanaan ini yang dibutuhkan orang saat itu. Bandingkan dengan Apple Newton MessagePad yang berat & bulky, Pilot 5000 hadir lebih mungil & sederhana. Sederhana namun bisa menjalankan semua tugas utama kalendar, memo, alamat, to-do list dan dioperasikan menggunakan touch screen.



Selain itu, kemampuan handwritingnya juga sangat responsif. Walau handwriting recognitionnya dianggap sangat baik - dan perusahaan lain mengedepankan fungsi pen computing - tim Pilot justru menganggapnya hanya sebagai feature atau pemecah masalah bagaimana text bisa dikirim ke device (sumber).



Hal lain yang membuat Pilot 1000 & 5000 lebih disukai orang adalah harganya yang terjangkau: US$ 299. Kesederhanaan fungsi membuat teknologi yang dibutuhkan tidak membutuhkan ongkos produksi terlalu tinggi, terbantu juga dengan operating system yang sangat efisien. Hal lain yang menjadi daya pikat adalah kemampuannya untuk sinkronisasi data antara PC dengan Pilot hanya dengan menekan tombol HotSync.



Pilot 5000 ini menggunakan prosesor Motorola berkecepatan 16 MHz dengan memory 512 kb, lebih besar dari Palm 1000 dengan 128 kb. Terdapat slot untuk upgrade RAM hingga 1MB. Untuk masa itu, kapasitas 1MB cukup untuk menyimpan ribuan contact & data organizer.



Setahun kemudian, Palm merilis generasi kedua dengan spesifikasi lebih canggih dengan nama Palm Pilot. Palm berjaya dan mendominasi pasar PDA setelahnya hingga akhirnya meredup di tahun 2004, ditandai dengan menurunnya jumlah lisensi PalmOS pada non-Palm device.

Skala 1 hingga 5:
Kegunaan di masa sekarang: 4/5 (menulis note, calendar, todo list)
Kemudahan penggunaan di masa sekarang: 4/5 (tersedia software pendukung)
Kelangkaan barang: 3/5 (beberapa kali ditemui di eBay)
Peran dalam sejarah: 5/5 (generasi pertama dengan menggunakan nama Pilot)

Sumber:
- Computer History Museum
- Computer History Museum: interview with Jeff Hawkins
- Computer History Museum: interview with Donna Dubinsky

Friday, March 1, 1996

Apple Newton MessagePad 130

Newton MessagePad 130

Cikal bakal penggunaan tablet computing memang tidak diperkenalkan pertama kali oleh Apple, tapi Newton produksi 1993 ini mewarisi banyak patent & teknologi yang masih digunakan hingga kini di era post-PC, salah satunya adalah handwriting recognition.



MessagePad 130 ini menggunakan 2 batere AA & tahan hingga satu bulan lebih. Sayangnya, operating system terakhir untuk device ini tidak mendukung penggunaan jaringan network (ethernet) & wifi modern. Masih bisa digunakan sebagai notepad digital & bisa sync dengan MacOS Lion dengan menggunakan software NCX (Newton Connection for MacOS X).

Bahkan dengan aplikasi NewtPaint, bisa menggambar 1-bit art:




Kondisi sangat mulus, tersedia disket-dikset installer, kabel serial, adaptor & leather case.

From our retro gizmos collection : apple newton messagepad 130

Skala 1 hingga 5:
Kegunaan di masa sekarang: 4/5 (menulis notes, doodling)
Kemudahan penggunaan di masa sekarang: 3/5 (software desktop modern tersedia)
Kelangkaan barang: 2/5 (beberapa kali ditemui di eBay)
Peran dalam sejarah: 1/5 (bukan model penting dalam perkembangan Newton/PDA)