Showing posts with label Macintosh. Show all posts
Showing posts with label Macintosh. Show all posts

Friday, May 5, 2017

Experiment with MacVision video digitizer from Koala



Pada pertengahan 80an - sejalan dengan makin populernya komputer rumahan berkemampuan grafik seperti Macintosh - bermunculan image digitizer dari video capture hingga scanner. MacVision buatan tahun 1985 adalah still video digitizer yang mengambil sinyal video composite dari handycam atau video player via RCA port, kemudian diconvert ke Macintosh melalui serial port.


Terdapat pengatur brightness & contrast di hardwarenya

Untuk eksperimen ini kami menggunakan Macintosh SE yang umurnya masih sebaya, sebuah kamera dari Apple Video Phone Kit. Selain itu juga menggunakan iPhone yang terhubung converter HDMI - RCA untuk mendapatkan sinyal video composite. Setelah semua tersetup, proses capture gambarnya sendiri membutuhkan waktu 2 menit-an. Cukup lama untuk hitungan komputer modern jaman sekarang, apalagi untuk sebuah image 8-bit grayscale.


Terdapat beberapa adjustment untuk brightness dan contrast, serta stlye dan efek seperti layaknya Photoshop. Tapi harap dicatat, setiap adjustment bisa memakan waktu 3-4 menit dengan prosesor 8 mHz 68000 di Macintosh SE ini. Untuk image 1-bit bisa agak lebih cepat, sekitar 1 menit.


 
Proses digitizing gambar 8-bit grayscale dari iPhone (HDMI - video composite) via MacVision.


Ini hasil 8-bit


Ini hasil 1-bit

Dari percobaan ini terbayang betapa 'sabar'nya pengguna komputer pertengahan 80an silam. Tapi, mungkin untuk saat itu, proses 4-5 menit pun tidak menjadi masalah besar. Yang terpenting bisa mendapatkan image dari berbagai sumber untuk dipakai dalam dokumen kerja atau persentasi.

Monday, May 1, 2017

Menggambar Dengan Software & Hardware 80an

1983 MacPaint from Apple.

Terbiasa menggambar di aplikasi iPad atau komputer jaman sekarang yang penuh warna & bentuk, anak-anak kami beri kesempatan untuk mencoba software menggambar dari tahun 1983: MacPaint dari Apple di komputer Macintosh SE, menggunakan mouse.



Awalnya mereka kagok dengan tampilan grafis yang sederhana, semua serba pixelated. Tapi karena rasa penasaran yang besar, mereka malah menemukan keasyikan tersendiri.



Apalagi menggunakan mouse. Berasa kurang fleksibel ketika menggambar dengan menggeser-geserkan mouse di area sempit. Namun mereka menemukan teknik sendiri, dengan menggambar bit by bit atau menarik garis lurus, bujur sangkar atau lingkaran kemudian dihapus dibentuk sesuai kebutuhan.



Menggambar dengan pixel hitam putih seolah memberi ruang buat kami untuk berimajinasi lebih pada bentuk dan warna. Dengan keterbatasan, kami menemukan cara dan teknis berkreasi yang baru. Dan mereka pun posting karya mereka di akun Instagramnya.

A post shared by Herro ☆彡 (@leiasabriz) on

A post shared by Pinot Ichwandardi (@pinot) on

Tuesday, April 25, 2017

Pelajaran Sejarah: Floppy Disk

Anak generasi iPad belajar bagaimana menggunakan floppy disk dengan Macintosh SE: mem-format, meng-copy & menulis label.

Sunday, June 30, 2013

Macintosh 512K

Working late in 1985. #neoretrogizmos

A Macintosh 512K with working system on my desk. One of the dream is fulfilled. This is the 512Ke model from April 1986 (not the platinum model). Can't wait to paint with MacPaint with this fat Mac.

Thursday, January 10, 2013

Resurrect The PowerBook 170



Masih ingat PowerBook 170 yang dibeli dalam kondisi mati di pasar loak sekian tahun lalu? Dengan bertahap kami melengkapi unit ini dan berusaha membangunkannya agar bisa beroperasi secara normal.

21 Januari 2012
Yang pertama kami lakukan adalah mencari adaptor listrik untuknya. Kami mendapatkannya di eBay plus dengan batere yang kemungkinan besar sudah tidak berfungsi. Walau sempat tidak bereaksi sekian lama, tiba-tiba PowerBook ini terbangun dari mati surinya. Logic board masih sehat, layar masih cemerlang walau ada dead pixel di sana sini, namun hard disk mati ditandai dengan icon floppy disk kedap kedip.



5 Oktober 2012
Berikutnya, kami mencari disket operating system untuknya. Sekaligus mengetes floppy drive-nya apakah masih berfungsi atau tidak. Membuat disket sistem di era MacOS X saat ini sangat tidak mudah karena format directorynya berbeda dengan era 90an. Satu cara yang paling mudah adalah mencari di eBay. Kami berhasil memenangkan lelang disket System 7.0 ini walau kondisinya tidak pasti apakah masih berfungsi atau tidak.



Begitu shipping tiba, kami langsung coba dan berfungsi! Dan artinya floppy drive-nya juga masih berjalan dengan baik.




Kemudian yang harus diganti adalah hard disk. Kebetulan kami mendapatkan sumbangan PowerBook 160 & PowerBook Duo 230 yang sudah mati total dari seorang sahabat.



Hard disknya kami ambil dan dicangkok ke PowerBook 170. Hore, PowerBook-nya sudah punya hard disk baru!

Untitled

Kini PowerBook sudah berfungsi seperti sedia kala di tahun 1993. Mission berikutnya: komunikasi data dengan Mac modern.

Sunday, January 1, 1995

The MacZone Catalog

MacZone Catalog (circa 1995)

Pertengahan 90an, pengguna Macintosh masih kembang kempis belum sebanyak sekarang. Tapi bukan berarti tidak ada support dari reseller Apple, seperti MacZone Indonesia ini. Katalog full color seharga Rp 5500 ini menampilkan semua isi produk Apple Macintosh dengan hardware & software pendukungnya. Dari QuickTake 100, PowerBook 520c hingga Adobe Photoshop 3.0 & Microsoft Word. Mari kita tengok produk-produk 'canggih' jaman itu.

MacZone Catalog (circa 1995)

Dibalik katalog produk ini ada Macindo sebagai supporter utama. Di masa itu, Macindo eksklusif hanya menjual produk Apple, bukan kamera digital.

MacZone Catalog (circa 1995)

Pixar Typestry (software keluaran Pixar) untuk membuat typografi dalam format 3D dan siap dianimasikan. Jaman itu, software 3D seperti ini sangat membantu dalam membuat animasi terutama untuk keperluan grafis di stasiun TV.

MacZone Catalog (circa 1995)

Sebelum dibeli Logitech, QuickCam adalah produk inovatif dari Connectix - yang juga pembuat software-software utility untuk Macintosh. Dengan bentuk yang sederhana menyerupai bola mata, QuickCam ini mampu merekam video digital dan hasilnya bisa diattach ke email atau website. Jaman itu belum ada YouTube, jadi jangan harap bisa upload & sharing seketika.

MacZone Catalog (circa 1995)

Kemampuan multimedia Macintosh saat itu cukup 'canggih', didukung hardware & software dari kelas amatir hingga profesional. Desktop video editing pun bisa dilakukan di komputer rumah tanpa peralatan 'mahal' dan rumit. Radius VideoVision ini memungkinkan Macintosh men-capture video analog ke dalam bentuk digital. Dengan tambahan hardware interface & sebuah NuBUS card, Macintosh bisa record still frame atau real-time dalam ukuran 640 x 480 pixel (tergantung kemampuan Macintosh dan jumlah RAM) dalam 30 frame per second.
Kemudian ada SoundEdit 16 (kemudian dibeli Macromedia) yang mampu mengedit suara dalam kualitas 16bit. Dan juga VideoFusion, software movie editing untuk home production, sebagai alternatif dari Adobe Premiere.

MacZone Catalog (circa 1995)

Buat yang senang ngoprek 3D animation era itu pasti kenal dengan Specular Infini-D. Software yang banyak digunakan di industri TV dengan kemampuan renderingnya yang relatif cepat. Integrasi dengan Adobe Photoshop jadi satu fitur andalan selain kemudahan penggunaannya.

MacZone Catalog (circa 1995)

Merasa terbantu dengan fitur layers di Adobe Photoshop? Sebelum versi 3.0, pengguna Photoshop tidak mengenal layers dalam melakukan pekerjaan image processing. Andalannya adalah multiple alpha channels. Begitu ada multiple layers, desainer grafis seluruh dunia serentak bersyukur.
Di era itu, ada software efek & filter untuk image processing andalan bernama Kai's Power Tool atau KPT. Sebelum ada kreasi Kai ini, jangan harap bisa membuat bevel atau drop shadow dengan mudah.

MacZone Catalog (circa 1995)

Pekerjaan melukis digital di Macintosh terbantu dengan software Painter 3.0 buatan Fractal Design. Seluruh dunia takjub dengan kemampuannya dalam membuat efek yang sangat realistis seperti melukis di atas kanvas, apalagi saat itu digitizer tablet seperti Wacom sudah beredar di pasaran dengan harga terjangkau. Corel kemudian membeli perusahaan tersebut dan meneruskan Painter hingga kini.

MacZone Catalog (circa 1995)

Di jaman itu, semua orang tahu tentang persaingan antara Adobe Illustrator dan Aldus Freehand, dua software utama dalam pekerjaan vector image editing. Hingga kemudian dibeli Macromedia, Freehand masih cukup eksis di kalangan desainer grafis. Sempat terjadi jurang pemisah & spesialisasi antara kubu pengguna Illustrator dan Freehand. Familiar dengan pertanyaan "Lo desainer Illustrator atau Freehand?"
Saat Macromedia bertekuk pada Adobe, Freehand pun harus satu saudara dengan Illustrator. Sejalan dengan waktu, Freehand jdi-anaktiri-kan oleh Adobe. Bersama Pagemaker, hingga akhirnya lenyap, mengalah pada InDesign & Illustrator.

Masih banyak lembar-lembar menarik pada katalog ini. Akan kami lanjutkan dengan update baru lain waktu.

Monday, February 1, 1993

Apple Macintosh ColorClassic

The adorable Macintosh Color Classic

Mac ColorClassic buatan tahun 1993 ini merupakan penerus dari model all-in-one Macintosh pertama tahun 1984. Dengan layar 256 warna & kecepatan 16 MHz, Mac ini sangat populer di kalangan akademis & desainer multimedia.

The adorable Macintosh Color Classic

Kondisi sangat baik & mulus, masih menyala dengan Mac OS 8.5 serta dilengkapi keyboard & mouse original Apple.

IMG_6766

Informasi specs & teknis di sini.

Skala 1 hingga 5:
Kegunaan di masa sekarang: 1/5 (closed system)
Kemudahan penggunaan di masa sekarang: 1/5 (tidak ada dukungan hardware & software)
Kelangkaan barang: 4/5 (jarang ditemui di eBay)
Peran dalam sejarah: 4/5 (produk all-in-one penerus Macintosh pertama yg berlayar warna)

More:
- Perbedaan Color Classic dengan Color Classic II
- Color Classic (II) sebagai Macintosh yang jarang ditemui

Tuesday, January 31, 1984

Brosur Apple Macintosh 1984

Macintosh brochure 1984

Pada saat peluncuran Macintosh pertama di tahun 1984, Apple melakukan segala usaha untuk memperoleh perhatian semua lapisan orang dari pengguna komputer hingga ibu rumah tangga yang ogah pegang komputer. Salah satu usaha yang sangat gencar adalah pemasaran. Seperti brosur ini, membantu memperkenalkan semua orang pada Macintosh, komputer konsumer pertama dengan mouse & graphical interface.

Dengan bertajuk "If you can point, you can use a Macintosh" brosur ini menggambarkan betapa mudahnya menggunakan komputer ini.

Macintosh brochure 1984

Dibandingkan dengan IBM PC dng DOS saat itu, tampilan Macintosh lebih intuitif & mudah dioperasikan. Pada brosur diperlihatkan bagaimana saat itu mengetik dengan WordStar di DOS & MacWrite di Macintosh. Apa yang diketik adalah apa yang diprint. What you see is what you get.
Bukan dengan ^Btag seperti ini^B.

Macintosh brochure 1984

Di brosur juga dijabarkan sekilas teknologi yang digunakan dengan bahasa sederhana & mudah dipahami awam. Seperti bagian penggunaan disket 3½ inch di Macintosh yang saat itu belum populer dibandingkan disket 5¼ inch "they are small enough to fit in a shirt pocket."
Kemudian juga digunakannya polyphonic sound generator yang bisa generate suara manusia dengan kualitas tinggi atau musik. Untuk awam, feature ini membukakan gagasan baru berkomputer: mereka bisa belajar bahasa asing atau membuat musik sederhana di rumah.

Macintosh brochure 1984

Selain geek & tech nerd, siapa yang mengenal Bill Gates saat itu? Microsoft masih belum besar, tapi Steve Jobs merasa perlu menaruh dia dalam brosur ini sebagai gambaran bahwa Macintosh didukung developer-developer muda berbakat. Quote Bill Gated di brosur ini:
To create a new standard takes something that's not just a little bit different. It takes something that's really new, and captures people's imaginations. Macintosh meets that standard.
Brosur ini merupakan salah satu amunisi penting dalam launching Macintosh. Copy & layout dirancang sedemikian rupa, terlihat ramah & hangat. Para engineer yang membidani Macintosh pun disertakan, memperlihatkan bahwa Macintosh bukan sekedar komputer, tapi juga maha karya para engineer-nya.

Macintosh brochure 1984

"The engineers were finally finished, they introduced us to a personal computer so personable it can practically shake hands."

Kondisi brosur masih seperti baru, walau sudah berumur 28 tahun.

(cross-posting dari sini)