Showing posts with label magazine. Show all posts
Showing posts with label magazine. Show all posts
Sunday, July 30, 2000
Macworld: The Complete Palm
Tahun 2000, 3Com Palm memasuki masa keemasan. Di Macworld edisi ini diulas luar dalam tentang hardware & software Palm. Termasuk juga asesori tambahan agar Palm bisa akses internet menggunakan jaringan selular yang pastinya mahal untuk saat itu. Ada satu iklan Palm 2 halaman dengan tagline legendaris "Simply The Best."
Kondisi majalah sudah kucel tapi masih worth the read.
Monday, February 5, 1996
BusinessWeek: The Fall of an American Icon
Sunday, January 1, 1995
The MacZone Catalog

Pertengahan 90an, pengguna Macintosh masih kembang kempis belum sebanyak sekarang. Tapi bukan berarti tidak ada support dari reseller Apple, seperti MacZone Indonesia ini. Katalog full color seharga Rp 5500 ini menampilkan semua isi produk Apple Macintosh dengan hardware & software pendukungnya. Dari QuickTake 100, PowerBook 520c hingga Adobe Photoshop 3.0 & Microsoft Word. Mari kita tengok produk-produk 'canggih' jaman itu.
Dibalik katalog produk ini ada Macindo sebagai supporter utama. Di masa itu, Macindo eksklusif hanya menjual produk Apple, bukan kamera digital.
Pixar Typestry (software keluaran Pixar) untuk membuat typografi dalam format 3D dan siap dianimasikan. Jaman itu, software 3D seperti ini sangat membantu dalam membuat animasi terutama untuk keperluan grafis di stasiun TV.

Sebelum dibeli Logitech, QuickCam adalah produk inovatif dari Connectix - yang juga pembuat software-software utility untuk Macintosh. Dengan bentuk yang sederhana menyerupai bola mata, QuickCam ini mampu merekam video digital dan hasilnya bisa diattach ke email atau website. Jaman itu belum ada YouTube, jadi jangan harap bisa upload & sharing seketika.
Kemampuan multimedia Macintosh saat itu cukup 'canggih', didukung hardware & software dari kelas amatir hingga profesional. Desktop video editing pun bisa dilakukan di komputer rumah tanpa peralatan 'mahal' dan rumit. Radius VideoVision ini memungkinkan Macintosh men-capture video analog ke dalam bentuk digital. Dengan tambahan hardware interface & sebuah NuBUS card, Macintosh bisa record still frame atau real-time dalam ukuran 640 x 480 pixel (tergantung kemampuan Macintosh dan jumlah RAM) dalam 30 frame per second.
Kemudian ada SoundEdit 16 (kemudian dibeli Macromedia) yang mampu mengedit suara dalam kualitas 16bit. Dan juga VideoFusion, software movie editing untuk home production, sebagai alternatif dari Adobe Premiere.

Buat yang senang ngoprek 3D animation era itu pasti kenal dengan Specular Infini-D. Software yang banyak digunakan di industri TV dengan kemampuan renderingnya yang relatif cepat. Integrasi dengan Adobe Photoshop jadi satu fitur andalan selain kemudahan penggunaannya.

Merasa terbantu dengan fitur layers di Adobe Photoshop? Sebelum versi 3.0, pengguna Photoshop tidak mengenal layers dalam melakukan pekerjaan image processing. Andalannya adalah multiple alpha channels. Begitu ada multiple layers, desainer grafis seluruh dunia serentak bersyukur.
Di era itu, ada software efek & filter untuk image processing andalan bernama Kai's Power Tool atau KPT. Sebelum ada kreasi Kai ini, jangan harap bisa membuat bevel atau drop shadow dengan mudah.
Pekerjaan melukis digital di Macintosh terbantu dengan software Painter 3.0 buatan Fractal Design. Seluruh dunia takjub dengan kemampuannya dalam membuat efek yang sangat realistis seperti melukis di atas kanvas, apalagi saat itu digitizer tablet seperti Wacom sudah beredar di pasaran dengan harga terjangkau. Corel kemudian membeli perusahaan tersebut dan meneruskan Painter hingga kini.
Di jaman itu, semua orang tahu tentang persaingan antara Adobe Illustrator dan Aldus Freehand, dua software utama dalam pekerjaan vector image editing. Hingga kemudian dibeli Macromedia, Freehand masih cukup eksis di kalangan desainer grafis. Sempat terjadi jurang pemisah & spesialisasi antara kubu pengguna Illustrator dan Freehand. Familiar dengan pertanyaan "Lo desainer Illustrator atau Freehand?"
Saat Macromedia bertekuk pada Adobe, Freehand pun harus satu saudara dengan Illustrator. Sejalan dengan waktu, Freehand jdi-anaktiri-kan oleh Adobe. Bersama Pagemaker, hingga akhirnya lenyap, mengalah pada InDesign & Illustrator.
Masih banyak lembar-lembar menarik pada katalog ini. Akan kami lanjutkan dengan update baru lain waktu.
Thursday, February 6, 1975
LIFE: Agustus 1964


Edisi LIFE ini mengangkat artikel tentang The Beatles dan histeria Beatlemania yang 'menyerang' remaja Amerika. Hingga beberapa kelompok masyarakat (dan para orang tua) membentuk organisasi Beatlesaniacs yang memberi terapi melepaskan demam The Beatles. Kocak.
Tips nomor 1 terbaca sangat lebay: Move patients as far as away from Beatles as possible as quickly as possible. Tipis nomor 7 & 8 paling menggelikan: Do not speak with an English accent & Do not speak English. *ngakak*
Kembali ke topik gadget lawas, ada yang menarik di salah satu foto artikel The Beatles ini.
Terlihat 3 kamera. Dugaan kami paling kiri Imperial Savoy, tengah Imperial Debonair & paling kanan kemungkinan Kodak Starflash. Imperial adalah kamera buatan Amerika yang populer di kalangan remaja karena harganya yang murah. Terbuat dari bahan plastik (bukan bakelite) menggunakan film 620.
Kamera foto, gadget syarat gaul buat remaja tahun 60an. Sama dengan smartphone di tangan remaja jaman social network ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)








