Thursday, May 1, 1975

Polaroid SX-70

Untitled 

Orang menyebutnya SX-70 ini adalah master-piece dan produk kebanggaan Edwin Land. Segala gagasan, effort, perhatian, impiannya sebagai ilmuwan ditumpahkan pada perencanaan kamera instant ini. Mirip dengan Steve Jobs dan Macintoshnya di 1984.

Di pertemuan tahunan perusahaan tahun 1972, Edwin Land naik ke atas panggung "Photography will never be the same after today." Kemudian mengeluarkan sebuah benda metal & kulit warna coklat dari kantongnya. Seperti layaknya seorang pesulap yang memperagakan keahliannya, benda tersebut dibuka dari lipatan dan mengambil 5 foto hanya dalam waktu 10 detik. Sebuah kamera instant yang bisa masuk kantong! Pengunjung pertemuan baru saja menyaksikan sebuah sulap bersejarah.

Polaroid SX-70

Berbalut kulit asli dan chrome-plated plastic, Polaroid SX-70 ini dijual dengan harga US$180 dan terjual 700,000 unit di pertengahan 1974. Dirancang oleh industrial design firm Henry Dreyfuss, kamera ini dianggap sukses mengawinkan sains dengan estetis. Untuk menjangkau pasar lebih luas, model yang lebih murah dipasarkan di tahun-tahun berikutnya seperti Model 3 di tahun 1975. Dan di tahun 1977, SX-70 OneStep berbahan plastik warna putih dengan harga US$39.95 dipasarkan dan menjadi best selling camera di musim natal.

Discontinued di tahun 1977, Polaroid SX-70 ini menjadi produk legendaris sepanjang masa khususnya produk fotografi.

Kondisi fisik relatif mulus dengan kualitas kulit yang masih terjaga. Motor masih bekerja dengan baik. Tanpa asesori, tanpa box & tanpa manual. Berdasarkan serial numbernya L303408913, kamera ini dibuat tanggal 5 November 1973 (cara cek serial number di sini.)


Skala 1 hingga 5:
Kegunaan di masa sekarang: 5/5 (fotografi analog)
Kemudahan penggunaan di masa sekarang: 5/5 (film dari Impossible Projects)
Kelangkaan barang: 1/5 (banyak ditemui di eBay)
Peran dalam sejarah: 5/5 (masterpiece Edwin Land)


Lebih lanjut tentang Polaroid SX-70
- Polaroid’s SX-70: The Art and Science of the Nearly Impossible
- Land and the SX-70

No comments:

Post a Comment