Showing posts with label entertainment. Show all posts
Showing posts with label entertainment. Show all posts

Thursday, August 17, 2006

Sony mylo

Sony mylo

Diluncurkan tahun 2006, Sony mylo ini memang tidak ditujukan untuk pengguna dewasa & serius. Dengan brand mylo atau My Life Online, feature internet yang diberikan juga sangat terbatas. Hanya dilengkapi software Skype, Google Chat, Yahoo! Messenger & Opera web browser serta multimedia player plus text editor. Email hanya bisa dilakukan via web browser karena tidak dilengkapi email client. Walau era social network belum booming seperti sekarang, di jaman itu sudah ada kebutuhan untuk ngeblog, video & photo sharing bahkan sudah ada Friendster & MySpace. Dan Sony mylo tidak mengakomodir kebutuhan-kebutuhan tersebut. Tidak ada third party app, terasa sangat terbatas bahkan untuk pengguna usia 18 tahun hingga 22 tahun.

Sony mylo

Dilahirkan sebagai device instant messaging, Sony mylo dilengkapi QWERTY keyboard dengan kunci-kunci mini, butuh kuku untuk mengetik. Lupakan mengetik dengan jempol karena saking mininya. Dengan adanya Skype, mylo bisa difungsikan juga sebagai VoIP phone dengan menggunakan built-in speaker & microphone. Koneksi wi-fi menggunakan tipe 802.11b, dengan radius pemakaian yang terbatas & tidak boleh mendapatkan banyak halangan dinding.

Dipasarkan Agustus 2006, popularitas Sony mylo COM1 itu terhalang dengan hadirnya iPhone, lalu iPod touch sebagai internet tablet diikuti pesatnya perkembangan smartphone. Rilisnya model COM2 di tahun 2008, tetap tidak mampu mendongkrak popularitas mylo.

Sony mylo

Lalu apa yang menarik dari Sony mylo ini? Desain. Menyerupai bentuk dasar Sony PSP, dengan bentuk & warna yang tech-cute. Faktor ergonomis juga terasa relatif manis. Dipercantik dengan elemen estetis lampu LED yang melingkar, sebelah kiri warna hijau sebagai indikator power, sebelah kanan warna biru berpendar mengalir sebagai indikator wi-fi. Tombol power & wi-fi-nya pun khas, digeser melingkar mengikuti bentuk lengkung bagian sisi kiri mylo (sayangnya tombol volume & media player tidak memiliki cara kerja yang sama.)

Desain unik seperti ini mengingatkan produk Sony di tahun 2003: Clie PEG UX-50. Dilengkapi dengan QWERTY keyboard, Clie & mylo membawa peran yang sama sebagai multimedia + internet device.

Sony mylo

Di era paska iPhone ini, hampir semua gadget bentuknya sejenis. Hampir tidak bisa dibedakan mana iPad mana Samsung Galaxy Tab. Plain, kaku, membosankan. Lihatlah mylo ini, saat bentuk bisa terlihat imut dan bermain. Jadi merindukan saat Steve Jobs kembali ke Apple di akhir 90an, saat industrial design masih diberi ruang banyak untuk bermain & bereksperimen.



Tweeting with mylo

Lalu apa yang bisa dilakukan oleh device ini di masa sekarang? Paling tidak, selama ada wifi bisa akses Twitter di browser Opera-nya. Nge-tweet di cafe dengan device jadul cukup mengundang perhatian orang di sekitarnya, apalagi bentuk devicenya unik seperti mylo ini :D

Skala 1 hingga 5:
Kegunaan di masa sekarang: 5/5 (multimedia player, web browsing messaging, VoIP phone)
Kemudahan penggunaan di masa sekarang: 4/5 (memory stick masih dipasarkan)
Kelangkaan barang: 3/5 (beberapa kali ditemui di eBay)
Peran dalam sejarah: 1/5 (bukan produk penting dalam sejarah internet device)

More:
- About.com
- CNET review
- Compare mylo to Nokia N800 & original iPhone
- Hack the mylo
- mylo vs iPod touch
- Sony mylo COM2

Tuesday, July 20, 1993

Apple PowerCD

Apple PowerCD

PowerCD ini menandai usaha Apple untuk membuat & memasarkan consumer-oriented product di Maret 1993. Rebranded dari produk Philips CDF-100, PowerCD ini berfungsi sebagai CD-ROM drive untuk PowerBook generasi pertama seperti PowerBook 170, sekaligus juga berfungsi sebagai pemutar CD foto & musik. Didesain oleh grup designer khusus Apple 'Mac Like Things" yang juga mendesain produk speaker Apple (setelah itu tidak diketahui grup desainer ini mendesain apa lagi, mungkin dibubarkan saat Apple diambang kebangkrutan di tahun 1996.)

Untuk sebuah CD-ROM drive, PowerCD sangat berguna buat model Macintosh yang tidak memiliki CD drive. Terhubung melalui koneksi SCSI, memiliki kecepatan single speed ("1x", 150K/sec) bisa membaca Kodak PhotoCD.

Namun untuk sebuah CD audio player, PowerCD ini terlalu berat dan mahal dibanding produk CD audio player sejenis seperti Sony Discman. Untuk digunakan secara mobile, PowerCD harus tersambung pada dock yang berisi 8 batere AA. Dijual dengan harga US$499 (atau US$743 sekarang), PowerCD tidak memiliki fitur yang lengkap sebagai pemutar CD audio.

Apple PowerCD
Lihatlah port SCSI yang bongsor itu, bandingkan dengan USB.

Dengan berbagai keterbatasan itu, PowerCD tidak mendapatkan popularitas alias ngga laku dan dihentikan produksinya di pertengahan 90an. Namun, karena desainnya yang unik, produk ini sekarang menjadi incaran kolektor. Sesekali terlihat di eBay dengan harga tinggi seperti ini.



Sebagai koleksi, PowerCD ini adalah salah satu produk gagal namun keren dari Apple.

Kondisi kosmetik sangat mulus, ada masalah dengan lensa laser tapi masih menyala. Dilengkapi adaptor & dock. Tanpa box tanpa manual.

UPDATE:
Ini versi dari Kodak, rebranded juga dari Philips.



Dipajang di eBay dng harga awal US$130.

Skala 1 hingga 5:
Kegunaan di masa sekarang: 4/5 (CD audio player)
Kemudahan penggunaan di masa sekarang: 1/5 (butuh MacOS 7.5 & SCSI cable)
Kelangkaan barang: 3/5 (sesekali ditemui di eBay)
Peran dalam sejarah: 5/5 (collector item)

Related story:
- PowerBook 170
- QuickTake 100

Lebih lanjut:
- Problem with PowerCD
- Manual
- RetroThing
- MacRumors

Friday, September 10, 1982

Casio PT-7



Ditemukan di pasar loak dengan kondisi mengenaskan dengan permukaan baret-baret, synthesizer keyboard Casio PT-7 buatan tahun 1982 ini ternyata sangat langka dan cukup dicari kolektor. Dipasarkan setelah Casio VL-Tone yang legendaris, PT-7 memiliki keyboard sentuh tipis terpisah dari kotak utama.





Walau terlihat 'remuk', Casio ini masih menyala namun beberapa kabel sudah terkelupas/terputus seperti pada ribbon cable di keyboard.
Simpan dulu, siapa tahu nanti bisa diperbaiki.

More about Casio PT-7
- Casio PT-7 tech specs
- Miniorgan
- History of Casio keyboard
- Video demo

Monday, January 20, 1975

Zenith Space Commander 300

Zenith Space Commander 300

Selepas perang dunia, sedikit banyak perkembangan teknologi mulai beralih dari kebutuhan militer ke kehidupan masyarakat sehari-hari. Di tahun 50an, ruang keluarga Amerika mulai dibanjiri barang-barang canggih seperti hi-fi equipment, radio dan terutama televisi.

Remote TV lahir di masa ini. Sejalan dengan banyaknya channel TV, muncul kebutuhan untuk memindahkan channel atau mengubah volume suara tanpa harus beranjak dari sofa. Kemudian terciptakalh remote TV pertama yang menggunakan kabel di 1951, dikenal dengan nama 'lazy bone'.

Zenith Space Commander 300

Mungkin karena banyak kesandung gara-gara kabel remote, akhirnya diciptakan remote TV tanpa kabel di tahun 1955 dengan nama 'Flashmatic'. Tombol hanya ada dua: untuk menyalakan/mematikan TV & pindah channel. Remote ini mengirim seberkas sinar, ditangkap photoelectric cell di TV. Sayangnya, photoelectric-cell-nya terlalu peka cahaya sehingga jika terkena cahaya sedikit pun akan membuat TV mati nyala secara acak.

Zenith Space Commander 300 Zenith Space Commander 300

Beberapa tahun kemudian, Robert Adler karyawan Zenith Radio Corporation menciptakan remote TV tanpa batere. Remote ini mengirimkan gelombang suara ultrasonic ke TV saat tombol ditekan dan diberi nama Space Commander. Karena tiap tombol ditekan bunyi klak klik klak klik, remote ini diberi nickname "The Clicker".

Space Commander 300 generasi kedua ini dibuat tahun 1960. Hanya terdapat 2 tombol untuk pindah channel dan merubah volume suara. Sekali tekan, tombol channel naik ke channel lebih tinggi. Untuk ganti channel dari tinggi ke rendah, tombol harus ditekan berkali-kali hingga mencapai channel rendah yang dimaksud. Suara juga begitu, terdapat empat setting dari Mute, Low, Medium & High. Kalau mau matiin volume dari Low harus naik dulu ke High. "Woiy matiin suaranya!" "Bentar, gue kencengin dulu. Siap-siap tutup kuping!"

Di dalam remote ini terdapat dua tabung aluminium. Saat tombol ditekan, palu kecil mengetuk tabung dan mengirimkan frekuensi suara yang hanya bisa didengar oleh TV. Sementara kuping kita hanya mendengar suara 'klik'.

The clicker masih digunakan hingga awal tahun 70an. Tahun 1978 remote control dengan infrared diperkenalkan dan dipasarkan awal tahun 80an.

Fun fact:
Remote Space Commander model lain terlihat di film Men In Black 3, dipakai Agent K untuk membuat lemari rahasia di rumahnya. Ini Space Commander 600 yang memilik 4 tombol, buatan antara 1965-1972.





Fun fact lainnya, Zenith Space Commander masuk dalam "50 Greatest Gadget in 50 years" versi PC World.



Skala 1 hingga 5:
Kegunaan di masa sekarang: 1/5 (collector item/decoration)
Kemudahan penggunaan di masa sekarang: 1/5 (TV modern menggunakan remote infrared)
Kelangkaan barang: 3/5 (biasa ditemui di eBay)
Peran dalam sejarah: 5/5 (cikal bakal perkembangan remote TV)

More info:
- Push Click Touch
- WIRED: The Real Original Remote Control